Menu

Mode Gelap

Pemprov Papua Tengah · 7 Mar 2026 13:45 WIT

Pemprov Papua Tengah: ITMPT Harus Jadi Wadah Pencetak Teknisi Handal dan Tuan di Negeri Sendiri


Foto: Humas Pemprov Papua Tengah Perbesar

Foto: Humas Pemprov Papua Tengah

SASAGUPAPUA.COM, Papua Tengah – Sektor otomotif di Provinsi Papua Tengah memasuki babak baru dengan resminya pembentukan wadah profesi bagi para mekanik. Musyawarah Besar (MUBES) I sekaligus Pelantikan Ikatan Teknisi Mobil Papua Tengah (ITMPT) digelar khidmat di Kota Nabire pada Jumat (6/3/2026).

Gubernur Papua Tengah, dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Alanthino Wiay, menekankan peran vital para teknisi dalam dinamika pembangunan provinsi baru ini.

Saat ini Papua Tengah sedang berada dalam masa transisi pembangunan yang sangat dinamis, di mana konektivitas antar-wilayah menjadi tantangan utama.

“Di wilayah pegunungan dan pesisir kita, kendaraan bermotor bukan sekadar alat transportasi, melainkan urat nadi kehidupan yang mengangkut logistik, hasil bumi, hingga tenaga medis ke pelosok-pelosok desa. Di sinilah letak pentingnya peran Saudara-saudara yang tergabung dalam Ikatan Teknisi Mobil Papua Tengah,” ujar Alanthino Wiay saat membacakan sambutan Gubernur.

- Advertising -
- Advertising -

Tanpa teknisi yang handal, roda pembangunan daerah dipastikan bisa terhenti. Pembentukan ITMPT adalah jawaban atas kebutuhan akan standarisasi keahlian dan perlindungan bagi para pekerja teknis di daerah. Gubernur berharap seluruh rangkaian agenda ini tidak hanya menjadi rutinitas administratif, tetapi menjadi fondasi yang kokoh dalam hal pemberdayaan SDM lokal guna membangun Papua Tengah.

Terdapat tiga poin instruksi utama yang disampaikan dalam momentum tersebut. Pertama, mengenai penguatan kompetensi lokal. ITMPT didorong menjadi laboratorium belajar bagi anak-anak muda Papua. Pemerintah Provinsi siap mendukung program-program pelatihan agar teknisi memiliki sertifikasi nasional.

“Kita tidak boleh menjadi penonton di rumah sendiri, teknisi kita harus menjadi tuan di bengkel-bengkelnya sendiri,” tegasnya.

Kedua, sinergi dan kolaborasi menjadi kunci. Pengurus yang dilantik diminta segera berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja untuk menciptakan standar pelayanan bengkel yang baik di seluruh Papua Tengah demi menjamin keselamatan pengguna jalan. Ketiga, kemandirian ekonomi melalui kewirausahaan mandiri di sektor jasa otomotif diharapkan mampu memajukan ekonomi kerakyatan.

Menutup prosesi pelantikan, Alanthino Wiay berpesan agar seluruh anggota tetap menjaga persatuan dan kebersamaan dalam proses musyawarah. Perbedaan pandangan dalam organisasi adalah hal wajar sebagai upaya memperkaya gagasan untuk mencapai kesepahaman bersama, bukan menjadi sumber perpecahan.

“Siapa pun yang nantinya terpilih, dialah yang mendapatkan kepercayaan untuk mengemban amanah dan memperjuangkan kepentingan seluruh anggota ITMPT ini,” pungkasnya.

Berikan Komentar
penulis : Tim
Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Titipan Pesan Gubernur Papua Tengah untuk Mahasiswa UT: Jadilah Sarjana Berintegritas, Bukan Sekadar Pintar

7 Maret 2026 - 14:21 WIT

Lonceng Subuh dan Janji Gubernur Meki Nawipa: Cerita 24 Jam Kedisiplinan dari Balik Tembok MEPA Boarding School

6 Maret 2026 - 16:57 WIT

Optimalkan Sektor Perikanan, 16 Titik di Papua Tengah Diusulkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

5 Maret 2026 - 11:45 WIT

Dinamika RDP Bandara Mozes Kilangin: DPRK Mimika Kritik Tajam Tata Kelola dan Minimnya Rekrutmen OAP

3 Maret 2026 - 18:35 WIT

Wajah Baru Bandara Ibu Kota Papua Tengah: Perpanjang Runway Hingga Pengadaan Troli Ber-GPS

3 Maret 2026 - 17:41 WIT

874 CPNS Terima STTP, Kepala BPKSDM Papua Tengah Pesan Budayakan Disiplin dan Inovatif

3 Maret 2026 - 16:53 WIT

Trending di Pemprov Papua Tengah