Menu

Mode Gelap

Pemprov Papua Tengah · 24 Apr 2026 13:40 WIT

Pemuda Katolik Papua Tengah Gelar Rakerda I, Pemprov Ajak Kolaborasi Bangun DOB


Suasana foto bersama dalam momen Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I yang bertempat di Nabire, Jumat (24/4/2026). Foto: Kristin Rejang/Sasagupapua.com). Perbesar

Suasana foto bersama dalam momen Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I yang bertempat di Nabire, Jumat (24/4/2026). Foto: Kristin Rejang/Sasagupapua.com).

SASAGUPAPUA.COM, Papua Tengah – Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik Provinsi Papua Tengah secara resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I yang bertempat di Nabire pada Jumat, 24 April 2026. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari hingga Sabtu (25/4) ini mengangkat tema utama “Meningkatkan Mitra dengan Pemerintah.”

Kepala Kesbangpol Papua Tengah, Albertus Adii, mewakili Pemerintah Provinsi mengarakan pentingnya peran pemuda dalam membangun daerah otonom baru.

“Provinsi Papua Tengah sebagai daerah otonom baru tentu membutuhkan kolaborasi dan sinergitas dalam rangka mewujudkan visi-misi gubernur dan wakil gubernur. Kami berharap Pemuda Katolik menjadi tiang punggung untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam semua bidang, baik pendidikan, ekonomi, sosial, infrastruktur, hingga hidup bertoleransi,” ujar Albertus Adii saat membuka acara.

Ketua Panitia Rakerda, Hendrikus Yeimo, melaporkan penyelenggaraan kegiatan perdana ini merupakan hasil kolaborasi dan dukungan swadaya dari berbagai pihak.

- Advertising -
- Advertising -

“Rapat kerja ini bisa berjalan berkat bantuan senior Pemuda Katolik, rekan-rekan NGO, hingga uluran tangan para simpatisan. Kami juga melakukan audiensi dengan pemerintah sebagai tindak lanjut mandat pengurus pusat bahwa Komda harus menjalin kerja sama untuk melakukan hal-hal riil yang bisa dikerjakan oleh pemuda,” jelas Hendrikus.

Sekretaris Komda Papua Tengah, Nathan Tebai, mengakui bahwa kehadiran organisasi ini di Papua Tengah merupakan langkah awal yang menantang namun krusial untuk mengejar ketertinggalan kaderisasi.

“Anggap saja Pemuda Katolik di sini adalah bayi yang baru lahir. Kemitraan strategis yang kami bangun saat ini dimaksudkan untuk mewujudkan kemandirian organisasi. Ke depan, kami ingin pemuda memiliki *mindset* usaha agar organisasi ini bisa berdiri independen dalam menyuarakan hak masyarakat, gereja, dan bermitra secara sehat dengan pemerintah,” kata Nathan.

Dukungan penguatan organisasi juga datang dari Wakil Ketua Bidang Ekonomi DPP Pemuda Katolik, Arnoldus Douw. Ia mendorong Komda Papua Tengah untuk segera menjalankan program-program konkret yang bersentuhan langsung dengan isu sosial.

“Pemuda Katolik tidak boleh menjadi penonton dalam perubahan zaman. Kami sarankan Komda segera membentuk Rumah Konsultasi Bantuan Hukum (RKBH) dan Satgas untuk mengadvokasi keluhan umat terkait isu sosial, kekerasan, hingga masalah lahan di tanah Papua. Kita harus level up untuk melayani lebih cerdas dan lebih kuat,” tegas Arnoldus.

Ketua KNPI Papua Tengah, Yustinus Tebai, turut mengajak seluruh organisasi kepemudaan untuk bersatu demi kemajuan delapan kabupaten di wilayah tersebut.

“Tidak ada perbedaan antara kelompok atau OKP. Kita ada untuk gereja dan pemerintah. Mari kita bersinergi, karena pemuda adalah harapan dan tulang punggung di Papua Tengah. Jika kita bersatu, Papua Tengah akan maju,” ucap Yustinus.

Sebagai pengingat moral, Ketua FKUB Papua Tengah, Ignatius Adii, berpesan agar tetap memegang teguh adat dan agama.

Ia juga berharap agar para kader muda tidak hanya terpaku pada ambisi politik, melainkan fokus pada persiapan kapasitas diri.

“Diharapkan pemuda mengurangi citra bahwa masuk organisasi hanya untuk ikut politik. Kau belajar baik dulu, mental siap baru masuk politik. Pemuda Katolik harus mulai melihat masalah sosial secara jeli dan tetap berpegang pada ajaran agama dalam merasul di kehidupan bersama,” tutup Ignatius Adii.

Berikan Komentar
penulis : Kristin Rejang
Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Duka di Balik Pegunungan: Pemprov Papua Tengah Salurkan Bantuan Darurat ke Puncak Jaya

23 April 2026 - 20:17 WIT

CEK DISINI: 425 Peserta Lulus Seleksi Administrasi Guru Mapega 3T Papua Tengah- Tes Wawancara Sedang Berjalan

23 April 2026 - 17:40 WIT

Gubernur Meki Nawipa Targetkan Bandara Douw Aturure Jadi Airline Hub di Papua Tengah

23 April 2026 - 12:39 WIT

Batik Air Mulai Layani Nabire: Komitmen Pemprov Tingkatkan Layanan Transportasi Udara

23 April 2026 - 12:09 WIT

POTRET: Batik Air Akhirnya Resmi Beroperasi di Nabire Disambut Pemprov Papua Tengah

23 April 2026 - 11:20 WIT

Bukan Sekadar Urusan Birokrasi, Pemprov Papua Tengah Sebut 36 Raperda Sebagai Harapan Rakyat Untuk Masa Depan

22 April 2026 - 19:36 WIT

Trending di Pemprov Papua Tengah