Menu ✖

Mode Gelap

Pemerintahan · 3 Jun 2024 10:33 WIT

Pimpin Apel Gabungan, Johannes Rettob: Pemerintahan Kita Politik Pecah Belah 

Plt. Bupati Mimika, Johannes Rettob ketika memeriksa barisan sebelum apel dimulai.Foto: Kristin Rejang/Sasagupapua.com Perbesar

Plt. Bupati Mimika, Johannes Rettob ketika memeriksa barisan sebelum apel dimulai.Foto: Kristin Rejang/Sasagupapua.com

PLT. BUPATI Kabupaten Mimika, Johannes Rettob memimpin apel pagi gabungan seluruh pejabat hingga staf Pemkab Mimika Senin (3/6/2024).

Tampak hadir sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diantaranya Kepala Dinas Dukcapil, Slamet Sutedjo, Kepala Bappeda, Yohana Paliling, Kepala Dinas Pendidikan Jenny Usmani, Kepala Disperindag, Petrus Pali Amba, Kepala BPKAD Jania Basir, Kepala Dinas Kesehatan Reynold Ubra, Kepala Dinas Koperasi, Petrus Yumte dan lainnya.

John dalam arahannya menyampaikan saat ini kantor pusat pemerintahan Kabupaten Mimika terlihat sepi.”Memang sekarang ini kantor sudah banyak di luar kantor puspem. Mungkin karena itu sehingga kantor sepi. Tapi harus tetap semangat melayani masyarakat,” Katanya.

Ia mengatakan, Pemerintahan Kabupaten Mimika adalah divide et impera atau Politik pecah belah, politik adu domba.

- Advertising -
- Advertising -

“Mau kemana pemerintahan ini. Teman-teman yang mau berjuang untuk daerah ini diberhentikan karena politik, pemerintah kabupaten Mimika adalah Divide Impera, politik pecah belah. ini orangnya Bupati, ini orangnya Wakil Bupati,” seru John.

Ia mengatakan sebagai PNS, harus fokus melayani masyarakat. “Kita harus memberikan pelayanan kepada masyarakat, bukan masyarakat yang mencari kita,” ungkapnya.

Sehingga ia mengingatkan para ASN hadir untuk melayani masyarakat bukan untuk kepentingan kelompok, individu, maupun pribadi-pribadi.

Banyak hal yang menurutnya perlu di perbaiki hingga 6 September masa jabatan Omtob nanti. Mulai dari birokrasi pemerintahan hingga kerja-kerja pemerintah lainnya.

“Mari kembali kerja dengan baik, Bekerjalah dengan baik dan jujur,” katanya.

Artikel ini telah dibaca 220 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ribka Haluk Bantah Isu Kemendagri Buat Definisi Baru Orang Asli Papua

12 September 2026 - 17:28 WIT

MenHAM Natalius Pigai Kritik Rencana Kemendagri Definisikan Orang Asli Papua: Itu Pemberian Tuhan, Bukan Politik

9 September 2026 - 22:40 WIT

Pemprov Papua Tengah Tertibkan Administrasi dan Kearsipan Daerah

2 September 2026 - 16:57 WIT

Antisipasi Karhutla dan Cuaca Ekstrem, Pemkab Paniai Gelar Apel Siaga dan Bentuk Tim Tanggap Darurat

26 Agustus 2026 - 08:44 WIT

Gubernur Meki Nawipa Paparkan Data Penerimaan Dana Desa se-Papua Tengah Tahun 2024–2026

14 Agustus 2026 - 22:24 WIT

Polemik Dana Desa Berujung Kerusuhan, Gubernur Pimpin Pemulihan di Puncak

14 Agustus 2026 - 20:41 WIT

Trending di Pemerintahan