Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 27 Jan 2026 21:55 WIT

Provinsi Papua Tengah Raih UHC Award 2026 – Layanan Kesehatan Gratis Berbasis KK dan KTP, Hingga Safety Net


Foto: Humas Pemprov Papua Tengah Perbesar

Foto: Humas Pemprov Papua Tengah

SASAGUPAPUA.COM, Jakarta – Provinsi Papua Tengah menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Wakil Gubernur Deinas Geley, didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr. Agus, menerima Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 Kategori Utama pada acara penghargaan yang digelar sore ini di  Jakarta, 27 Januari 2026.

Sejak resmi berdiri pada tahun 2023, Papua Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Meki Nawipa, SH menjadikan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebagai fondasi utama perlindungan rakyat. Komitmen ini membawa Papua Tengah menembus jajaran 6 provinsi terbaik nasional dalam UHC Award 2026.

Foto: Humas Pemprov Papua Tengah

Keberhasilan tersebut ditopang oleh tiga pilar utama:

  • Inovasi Anggaran: Mengunci minimal 18% anggaran PBPU Pemda serta mengalokasikan 37,5% dana Cukai Rokok untuk memperkuat Jamkesda.
  • Penjaminan Berlapis: Provinsi hadir sebagai safety net bila kuota Jamkesda kabupaten penuh.
  • Akses Mudah: Masyarakat cukup membawa KK atau KTP untuk memperoleh layanan kesehatan berkualitas tanpa khawatir biaya.
- Advertising -
- Advertising -

Kebanggaan Papua Tengah semakin lengkap karena 5 dari 8 kabupaten berhasil meraih Kategori Utama, yakni Paniai, Nabire, Deiyai, Dogiyai, dan Intan Jaya. Sementara Mimika, Puncak, dan Puncak Jaya terus didorong agar segera menyusul.

Penghargaan ini sejalan dengan visi Gubernur Papua Tengah: “Papua Tengah Sehat, Papua Tengah Terang.” dengan misi pemerataan layanan kesehatan, penguatan fasilitas dasar dan rujukan, serta peningkatan kualitas tenaga medis. Program prioritas yang dijalankan meliputi Koharu Sehat (layanan gratis berbasis KK/KTP),  dan Digitalisasi Data Kesehatan untuk memastikan perlindungan JKN tepat sasaran.

“JKN adalah semangat gotong royong—yang sehat menopang yang sakit. Meski sebagai provinsi baru, Papua Tengah mampu melompat menuju standar kesehatan tertinggi,” kata Wakil Gubernur Deinas Geley.

Foto: Humas Pemprov Papua Tengah

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Papua Tengah, dr. Agus mengatakan pencapaian ini bukan merupakan garis finish.

“Ke depan, kami akan memperkuat sinergi lintas sektor bersama Dinas Sosial dan Dukcapil serta BPJS Kesehatan untuk memastikan akurasi data NIK, sehingga perlindungan JKN dapat dirasakan secara paripurna oleh setiap jiwa di Papua Tengah,” kata Kepala Dinas Kesehatan Papua Tengah, dr. Agus.

Dengan penghargaan ini, Papua Tengah meneguhkan diri sebagai provinsi baru yang berani berinovasi dan konsisten memperjuangkan kesehatan rakyat sesuai visi dan misi Gubernur Meki Nawipa.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan keluarga berencana Papua Tengah, dokter Agus menyampaikan, Pencapaian ini bukan merupakan garis finish, Ke depan, akan lebih memperkuat sinergi lintas sektor.

“bersama Dinas Sosial dan Dukcapil serta BPJS Kesehatan untuk memastikan akurasi data NIK, sehingga perlindungan JKN dapat dirasakan secara paripurna oleh setiap jiwa di Papua Tengah,” kata Kepala Dinkes P2KB Papua Tengah, dr. Agus.

Berikan Komentar
Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gubernur Papua Tengah: Indeks Demokrasi Di Papua Tengah Harus Substantif 

25 Februari 2026 - 15:10 WIT

Foto bersama saat pembukaan Focus Group Discussio (FGD) Indeks Demokrasi Indonesia (IDI). Foto: Edwin Rumanasen/sasagupapua

John Gobai Kritik Soal Kontrak Baru Freeport: Tanpa Restu Papua Tengah?

24 Februari 2026 - 13:12 WIT

Senin Gubernur Papua Tengah Utus Tim Harmonisasi Tiga Kabupaten Selesaikan Konflik Kapiraya

21 Februari 2026 - 09:17 WIT

Talkshow Setahun MEGE: Menakar Dampak Program 1.000 Motor dan Jaminan Sosial Hamba Tuhan

21 Februari 2026 - 08:29 WIT

Terobosan Berani Papua Tengah: Transformasi Kesehatan dari Akar Rumput hingga Bayi Tabung

20 Februari 2026 - 16:31 WIT

Syukur Satu Tahun Kepemimpinan MEGE Diawali dengan Ibadah – Lima Poin Mengapa Tidak Boleh Lupa Tuhan ?

20 Februari 2026 - 09:17 WIT

Trending di Agama