Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 12 Nov 2025 13:00 WIT

PT Freeport Indonesia Gelar Nikah Capil Massal untuk Karyawan Asli Papua

Vice President Government Relations PTFI
Lenny Josephina (paling kiri) dan VP
Papuan Affairs Division (PAD) Soleman
Faluk (paling kanan) bersama salah satu
pasangan Marital Program usai menerima
dokumen Catatan Sipil. Foto: Corcom PT Freeport Indonesia Perbesar

Vice President Government Relations PTFI Lenny Josephina (paling kiri) dan VP Papuan Affairs Division (PAD) Soleman Faluk (paling kanan) bersama salah satu pasangan Marital Program usai menerima dokumen Catatan Sipil. Foto: Corcom PT Freeport Indonesia

SASAGUPAPUA.COM, Timika – PT Freeport Indonesia (PTFI) mendorong karyawan PTFI dan kontraktor Orang Asli Papua (OAP) meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan, salah satunya melalui program Marital Program atau Nikah Catatan Sipil secara Massal.

“Perusahaan menyadari pentingnya legalitas pernikahan bagi karyawan kami, bukan hanya dari sisi administrasi tetapi juga untuk memastikan perlindungan dan kesejahteraan keluarga mereka. Melalui Dukcapil Mimika, kami memfasilitasi karyawan dan kontraktor memperoleh sertifikat pernikahan resmi dari pemerintah,” kata Senior Vice President (SVP) Community Development PTFI, Nathan Kum di Timika, Selasa (11/11/2025).

Nathan menjelaskan Nikah Catatan Sipil secara Massal bagi karyawan PTFI dan Kontraktor OAP dengan pasangannya bertujuan agar pernikahan mereka mendapatkan pengesahan dan dokumen pernikahan resmi dari negara.

Dengan dokumen negara yang sah, setiap karyawan dan kontraktor OAP dapat mengurus dokumen penting lainnya seperti Kartu Keluarga, Akta Kelahiran Anak, Kartu Tanda Penduduk, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.

- Advertising -
- Advertising -

“Ini akan memudahkan mereka mendaftarkan anggota keluarganya memperoleh manfaat seperti bantuan pendidikan dan kesehatan, hingga pensiun. Dengan mendapatkan manfaat-manfaat ini, kami berharap dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan,” katanya.

Adapun PTFI dan Dinas Dukcapil Kabupaten Mimika menggelar Marital Program tahun 2025 di Mimika pada Jumat, 30 Oktober 2025 lalu. Sebanyak 25 pasangan mengikuti program ini dengan didampingi anggota keluarga terdekat.

Kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah daerah ini adalah upaya untuk mewujudkan tertib administrasi kependudukan, serta bentuk perhatian khusus kepada karyawan bersama keluarga.

Sekretaris Disdukcapil Mimika Damaris Tappi menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kerja sama yang baik bersama pemerintah daerah.

“Dokumen kependudukan dan catatan sipil penting bagi setiap warga negara Indonesia. Setelah menerima dokumen pernikahan resmi dari pemerintah, nantinya akan mempermudah akses berbagai layanan publik seperti BPJS hingga administrasi ketenagakerjaan,” kata Damaris.

Salah satu pasangan peserta program bersyukur karena sangat bermanfaat bagi keluarganya.

“Kami sangat bahagia dan mengucap syukur kepada Tuhan akhirnya kami bisa mendapat surat. Sebelumnya kami kesulitan mengurus surat ini karena kesibukan kami. Terima kasih kepada perusahaan dan Dukcapil Mimika,” kata Yulianus Kotouki.

Kegiatan Nikah Catatan Sipil secara Massal bagi karyawan dan kontraktor OAP di PTFI melalui Papuan Affairs Division (PAD) dilaksanakan sejak tahun 2009.

Hingga tahun ini sebanyak 200 orang telah berpartisipasi. PAD adalah salah satu divisi dalam organisasi PTFI yang secara khusus mengelola urusan tenaga kerja Papua, khususnya pengembangan karyawan Papua baik di PTFI maupun perusahaan mitra/kontraktor.

Beberapa program strategis untuk mendukung pengembangan karyawan Papua salah satunya melalui berbagai pelatihan selain juga mengembangkan masyarakat lokal di sekitar area operasional perusahaan melalui Institut Pertambangan Nemangkawi (IPN).

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

BMKG Peringatkan Karhutla di Nabire Meningkat Tajam Akibat El Nino Sangat Kuat

21 Agustus 2026 - 20:32 WIT

Yulian Magai Warga Nabire Pakai Masker dan Minta Pemerintah Segera Tanggap Darurat Kebakaran Lahan

21 Agustus 2026 - 17:08 WIT

Kondisi kabut asap mengepul di Nabire. (Foto: Ist)

Gubernur PBD: Penembakan Warga Maybrat Harus Diusut Tuntas, Penarikan Pasukan Jadi Aspirasi ke Pusat

21 Agustus 2026 - 10:03 WIT

Paniai Diguncang Gempa Dangkal M3,8 BMKG Sebut Akibat Aktivitas Sesar Aktif

19 Agustus 2026 - 18:35 WIT

FRI-WP Desak Belanda Tak Lepas Tangan dari Persoalan Politik Papua

17 Agustus 2026 - 00:00 WIT

IKF Mimika Bentuk Panitia Peduli Gempa Flores-NTT, Aksi Penggalangan Dana Dimulai 16 Agustus

16 Agustus 2026 - 10:44 WIT

Trending di Peristiwa