Menu ✖

Mode Gelap

Politik · 18 Feb 2025 18:33 WIT

Jelang Putusan MK, Elinus Mom Ingatkan Warga Mimika Jangan Mudah Terprovokasi 

Anggota DPRD Mimika dari Fraksi Gerindra, Elinus Balinol Mom. (Foto: Kristin/sasagupapua.com) Perbesar

Anggota DPRD Mimika dari Fraksi Gerindra, Elinus Balinol Mom. (Foto: Kristin/sasagupapua.com)

SASAGUPAPUA.COM, TIMIKA – Anggota DPRD Mimika dari Fraksi Gerindra, Elinus Balinol Mom, mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi.

Himbauan ini ia sampaikan menjelang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait  sengketa Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mimika.

Dimana Setelah sidang pembuktian, pada 11 Februari 2025 lalu, saat ini, KPU Mimika menunggu hasil putusan oleh MK yang sesuai jadwal akan dibacakan mulai 21 sampai 24 Februari 2025.

Untuk itu Elinus mengatakan saat ini situasi Kamtibmas di Mimika masih berjalan aman sehingga ia berharap semua pihak terus menjaga keamanan Mimika.

- Advertising -
- Advertising -

“Hingga saat ini, situasi masih aman dan kondusif, kami berharap agar para tokoh-tokoh yang ada baik tokoh masyarakat, tokoh pemuda, maupun tokoh agama, agar menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi atau ikut memprovokasi terkait siapa yang menang atau kalah. Hal ini bisa menjadi pemicu konflik,” katanya, Selasa (18/2/2025).

Ia mengatakan proses Pilkada 2024 telah berjalan sesuai dengan aturan.

“Jika ada pihak yang merasa dirugikan, mereka telah menempuh jalur hukum melalui MK. Oleh karena itu, masyarakat harus tetap tenang dan menunggu hasil dari proses hukum yang sedang berlangsung dengan aman dan damai,” katanya.

Saat ini, kata Elinus semua masyarakat sedang menunggu hasil putusan dari MK yang bersifat final.

“Kita semua wajib menerima keputusan tersebut. Tidak boleh ada lagi gerakan tambahan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan daerah. Semua sudah berjalan sesuai mekanisme dan undang-undang yang berlaku di Republik ini,” lanjutnya.

Ia juga menegaskan dalam menjaga keamanan di Mimika bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

Sehingga ia berharap semua pihak dapat bersikap dewasa dan menghormati keputusan hukum yang telah ditetapkan.

“Mari kita jaga kedamaian dan persatuan di Mimika. Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab. Yang utama adalah menjaga kebersamaan dan membangun daerah kita dengan damai,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 220 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

KNPB: Kunjungan Sekjen PBB Harus Jadi Momentum Buka Akar Masalah Papua

20 Oktober 2026 - 17:19 WIT

WALHI Catat 8.324 Titik Panas di Papua, Sebagian Besar di Area Proyek

17 Oktober 2026 - 11:18 WIT

John Gobai Sebut Raperdasi Masyarakat Adat Buka Peluang Kembalikan Nama Kampung Sesuai Bahasa Suku

17 Oktober 2026 - 10:20 WIT

Belajar Pertambangan Modern, 200 Mahasiswa Uncen Antusias Ikuti Program PTFI

17 Oktober 2026 - 02:24 WIT

APELPA Apresiasi DPRK Mimika: Saatnya Perda Tenaga Kerja Lokal Harus Dilaksanakan

15 Oktober 2026 - 18:25 WIT

Perda Bahasa Daerah Mimika Didorong Masuk Kurikulum Sekolah

14 Oktober 2026 - 21:38 WIT

Trending di Politik