SASAGUPAPUA.COM, Papua Tengah – Pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Otsus dan Musrenbang RKPD tahun 2027 Provinsi Papua Tengah resmi ditutup pada, Kamis (30/4/2026)
Kegiatan Musrenbang ini berlangsung dari tanggal 28-30 April 2026 berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah.
Hasil Musrenbang Otsus
Pelaksanaan Musrenbang Otsus dilakukan melalui pembahasan dalam tiga deskripsi utama, yaitu :
- Papua Tengah Sehat
- Papua Tengah Cerdas
- Papua Tengah Produktif
Melalui pembahasan pada masing-masing deskripsi tersebut setiap kabupaten telah menghasilkan lima usulan prioritas yang difokuskan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Papua meliputi:
- Peningkatan Layanan Kesehatan Dasar dan Rujukan
- Penguatan Akses dan Mutu Pendidikan
- Serta Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Dengan demikian dari delapan Kabupaten tersapat total 40 usulan prioritas Otsus yang akan diselaraskan dengan kewenangan provinsi dan diarahkan pada pembiayaan dana Otsus tahun 2027.
Dengan rincian sebagai berikut.
- Tematik Papua Tengah Cerdas sebanyak 10 usulan
- Tematik Papua Tengah Sehat sebanyak 14 usulan
- Tematik Papua Tengah Produktif sebanyak 16 usulan.
Hasil Musrenbang RKPD tahun 2027
Pada pelaksanaan Musrenbang RKPD masing-masing kabupaten juga telah menyampaikan dan menyepakati Lima usulan prioritas pembangunan per Kabupaten sehingga secara keseluruhan diperoleh: 40 usulan prioritas RKPD yang akan diintegrasikan ke dalam program prioritas pemerintah Provinsi Papua Tengah tahun 2027.
Total usulan prioritas
Dengan demikian total keseluruhan usulan yang dihasilkan dalam Musrenbang ini adalah 80 usulan prioritas terdiri dari
- 40 usulan Otsus dimana 31 diakomodir atau direkomendasi sementara 9 tidak direkomendasi.
- 40 RKPD sebanyak 32 diterima sementara 8 usulan tidak diterima.
Seluruh usulan tersebut telah diverifikasi dan diselaraskan dengan kewenangan provinsi, disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah, serta dituangkan dalam dokumen perencanaan resmi tahun 2027 Papua Tengah.
Hasil Musrenbang ini mencerminkan Komitmen bersama antar pemerintah provinsi dan kabupaten, partisipasi masyarakat dan pemangku kepentingan, serta upaya mewujudkan pembangunan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan.
Melalui hasil Musrenbang ini Bapperida berharap terwujudnya perencanaan pembangunan yang lebih terarah dan tepat sasaran, meningkatnya kualitas pengelolaan dana otonomi khusus secara akuntabel dan tercapainya peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah.
Kepala Bapperida ProvinsiPapua Tengah, Eliezer Yogi, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran acara yang berlangsung selama tiga hari tersebut. Ia mengungkapkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi, bahkan jumlah kehadiran melampaui target awal yang diperkirakan hanya 500 orang.
“Hari ini merupakan hari terakhir dari pelaksanaan kegiatan Musrenbang ini. Kami sebagai penyelenggara menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pemangku kepentingan yang berkenan hadir, mulai dari pembukaan hingga pembahasan program kegiatan RKPD 2027,” ujar Eliezer Yogi saat ditemui usai penutupan.
Eliezer menambahkan keterlibatan berbagai elemen, termasuk DPRP jalur pengangkatan Otsus dan Majelis Rakyat Papua (MRP), menjadi kunci keberhasilan perencanaan kali ini.
Menurutnya, keterlibatan lembaga-lembaga ini memastikan bahwa dana Otonomi Khusus tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat asli Papua.
“Harapan dari kita semua tentunya bahwa program kegiatan yang telah kita sepakati dan kita bahas itu semuanya hanya demi kepentingan atau demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Tanah Papua Tengah, khususnya orang asli Papua,” tegasnya.






