Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 19 Jul 2026 13:35 WIT

Dugaan Penyiksaan Warga Sipil oleh Aparat di Intan Jaya, Anggota DPRK Minta Penyelidikan Serius


					Anggota DPRK Intan Jaya, Tomas Agimbau. Foto: Ist Perbesar

Anggota DPRK Intan Jaya, Tomas Agimbau. Foto: Ist

SASAGUPAPUA, Papua Tengah – Anggota DPRK Kabupaten Intan Jaya dari Partai Amanat Nasional (PAN) Daerah Pemilihan 3, Tomas Agimbau, melayangkan protes keras menyusul laporan dugaan penangkapan dan penyiksaan terhadap empat orang warga sipil di Kampung Jalai-Abundoga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya. Peristiwa tersebut diduga dilakukan oleh oknum anggota TNI di Pos Jalai pada Jumat, 17 Juli 2026.

Adapun korban yang diduga mengalami tindakan kekerasan tersebut adalah Yonas Nambagani yang merupakan seorang gembala dan pewarta, serta tiga warga sipil lainnya yakni Simon Kopeau, Yosebo Pogau, dan Agustinus Nabelau.

Berdasarkan laporan yang diterima, Thomas Agimbau menjelaskan keempat korban akhirnya dibebaskan dalam kondisi tidak manusiawi oleh aparat keamanan di Pos Jalai sekitar pukul 11.25 WIT.

Merespons peristiwa ini, Tomas Agimbau secara tegas mendesak pemerintah daerah dan seluruh anggota DPRK Kabupaten Intan Jaya untuk segera melakukan penyelidikan menyeluruh. Ia mempertanyakan urgensi keberadaan para pejabat daerah mulai dari Bupati, Wakil Bupati dan anggota legislatif di tengah kondisi keamanan yang terus tidak kondusif bagi masyarakat sipil.

- Advertising -
- Advertising -

“Sebenarnya kami yang memakai seragam dinas dan lambang Garuda ini untuk siapa dan untuk apa? Sedangkan saat ini masyarakat Kabupaten Intan Jaya sudah habis, yang tersisa hanya nama kabupaten, nama gunung, nama batu-batu, dan nama kali saja, sementara masyarakatnya sudah habis,” ujar Tomas Agimbau.

Tomas menegaskan bahwa pihak-pihak terkait harus segera memberikan jawaban atas situasi ini.

“Saya sangat kecewa dengan tindakan terhadap masyarakat sipil model seperti ini. Maka dengan ini, saya mendesak pihak terkait untuk segera memberikan penjelasan dan melakukan penyelidikan menyeluruh terkait kasus ini,” tegas Tomas Agimbau.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Empat Orang Disiksa di Intan Jaya, Yulius Wandagau Desak Hentikan Penyiksaan dan Penembakan Masyarakat Sipil

19 Juli 2026 - 13:19 WIT

Papua Darurat Kemanusiaan, Berikut 23 Tuntutan SOMAP

12 Juli 2026 - 21:01 WIT

Serahkan Aspirasi Konflik Bersenjata ke Menteri HAM, DPRPT Harap Pusat Ubah Kebijakan Hankam

12 Juli 2026 - 20:10 WIT

Yorrys Raweyai: Papua Butuh Perdamaian, DPD RI Telah Bentuk Pansus

10 Juli 2026 - 21:17 WIT

Tokoh Adat Dukung Ajakan Bupati Elvis Tabuni Jaga Keamanan Kabupaten Puncak

7 Juli 2026 - 15:42 WIT

Aksi GPMR-I di Intan Jaya: Pernyataan Sikap Terkait Krisis Kemanusiaan Resmi Diserahkan ke Komnas HAM Papua

4 Juli 2026 - 19:19 WIT

Trending di Peristiwa