Menu

Mode Gelap

Lingkungan · 4 Mar 2026 00:27 WIT

Pemuda Adat Knamlas dan Bol Saris Resmi Dikukuhkan Jaga Warisan Leluhur


Komunitas Anak Muda Adat Knamlas (AMAK) dan Komunitas Bol Saris, secara resmi disahkan oleh Dewan Persekutuan Masyarakat Adat (DPMA) Knasaimos. (Foto: Ewil Woloin for sasagupapua) Perbesar

Komunitas Anak Muda Adat Knamlas (AMAK) dan Komunitas Bol Saris, secara resmi disahkan oleh Dewan Persekutuan Masyarakat Adat (DPMA) Knasaimos. (Foto: Ewil Woloin for sasagupapua)

SASAGUPAPUA.COM, MLASWAT SORSEL –Suasana penuh khidmat dan kebahagiaan menyelimuti Gedung SD YPK Rehobot Mlaswat pada Sabtu (28/02/2026). Mulai pukul 13.30 WIT hingga selesai, dua komunitas pemuda, yakni Komunitas Anak Muda Adat Knamlas (AMAK) dan Komunitas Bol Saris, secara resmi disahkan oleh Dewan Persekutuan Masyarakat Adat (DPMA) Knasaimos.

Pengukuhan ini menandai babak baru bagi pemuda adat dalam upaya pelestarian budaya dan perlindungan hutan adat di wilayah Knasaimos.

 

Penguatan Kapasitas dan Legalitas Organisasi

Ketua DPMA Knasaimos, Fredrik Sagisolo, memimpin langsung prosesi penyerahan Surat Keputusan (SK) pengukuhan kepada pengurus komunitas. Dalam sambutannya, Fredrik menekankan bahwa kehadiran organisasi ini sangat penting agar pemuda memiliki dasar hukum yang kuat dalam menjaga hak-hak adat.

- Advertising -
- Advertising -

Dukungan serupa datang dari Bapak A.S. Sremere (Woloin), selaku Penasehat DPMA Knasaimos sekaligus Pembina Komunitas Knamlas. Kehadiran beliau memberikan kekuatan moral bagi para pemuda untuk terus konsisten dalam garis perjuangan adat dan menjadi jembatan antara generasi tua dan generasi muda di Mlaswat.

Ketua AMAK, Nabot Sreklefat, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas bimbingan para orang tua dan pengakuan resmi ini. Ia menegaskan, semangat pemuda untuk menjaga tanah ulayat akan semakin terorganisir.

 

Dukungan Penuh Pemerintah Kampung Mlaswat

Langkah progresif anak muda ini mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kampung Mlaswat. Kepala Kampung Mlaswat, Bapak Yance Sremere, menyatakan komitmen pemerintah untuk mendukung penuh keberlangsungan komunitas ini melalui pengalokasian dana desa.

“Kami Pemerintah Kampung Mlaswat siap mendukung Komunitas Anak Muda Knamlas karena ini adalah wadah yang menjaga adat dan budaya di kampung ini. Kami akan mengalokasikan dana melalui Musyawarah Kampung (Muskam) untuk peningkatan kapasitas pemuda,” tegas Yance Sremere.

Yance juga berpesan agar para pemuda tidak terpengaruh oleh dampak negatif dunia luar yang dapat mengikis nilai-nilai luhur. Ia memberikan filosofi mendalam mengenai hubungan masyarakat adat dengan alam.

“Pemuda harus sadar untuk menjaga adat dan budaya mereka seperti mereka menjaga ibu mereka sendiri. Karena bagi kita masyarakat adat, hutan adalah mama bagi kita,” tambahnya.

 

Sinergi untuk Masa Depan

Acara yang berlangsung di gedung sekolah tersebut ditutup dengan sesi foto bersama yang memperlihatkan solidaritas antara tokoh adat, pemerintah kampung, dan para pemuda. Dengan adanya sinergi antara DPMA, Pembina Komunitas, dan Pemerintah Kampung, diharapkan kelestarian hutan dan jati diri budaya Knasaimos dapat terjaga kokoh bagi generasi mendatang.

Berikan Komentar
penulis : Red
Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sorong Selatan Masuk Peta PSN: Antara Percepatan Ekonomi dan Perlindungan Hak Ulayat

19 April 2026 - 03:57 WIT

Temuan Tambang Ilegal di Kali Jaifuri, Sentani – WALHI Papua Desak Penegakan Hukum Tegas

15 April 2026 - 21:30 WIT

Dari Ancaman Hutan ke Krisis Etika: Hutan Adat Papua Barat Daya di Ambang Kehancuran

30 Maret 2026 - 23:10 WIT

LBH Papua Merauke Desak Polres Segera Proses Kasus Penyerangan Marga Kamuyen

20 Maret 2026 - 21:54 WIT

Koalisi HAM Papua: Hentikan Proyek Jalan Ketahanan Pangan Merauke Sebelum Ada Putusan PTUN

18 Maret 2026 - 22:52 WIT

Suku Wiyagar Tolak Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Tanah Adat Sumuraman

17 Maret 2026 - 19:44 WIT

Trending di Lingkungan