Menu ✖

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 19 Okt 2026 13:31 WIT

Kapolda Papua Tengah Edukasi Pelajar Nabire Soal Bahaya Narkoba


Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini saat mengatur arus lalua lintas di depan SMAN 1 Nabire. (Foto: Humas Polda Papua Tengah) Perbesar

Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini saat mengatur arus lalua lintas di depan SMAN 1 Nabire. (Foto: Humas Polda Papua Tengah)

SASAGUPAPUA.COM, Nabire – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini bersama Wakapolda Papua Tengah Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas dan personel kepolisian mengatur arus lalu lintas di sekitar SMP Negeri 1 Nabire dan SMA Negeri 1 Nabire pada Senin (19/10/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 06.30 WIT ini merupakan bagian dari pengaturan strong point untuk membantu kelancaran aktivitas masyarakat dan para pelajar pada jam masuk sekolah. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan program ruang publik yang aman, quick wins Kapolri, serta program Polisi Peduli Pendidikan (POLIDIK).

Usai mengatur lalu lintas, Kapolda Papua Tengah bertindak sebagai pembina upacara bendera di SMA Negeri 1 Nabire. Dalam amanatnya di hadapan ratusan siswa dan guru, Jermias menekankan pentingnya pendidikan, kedisiplinan, dan pembentukan karakter bagi generasi muda.

“Anak-anakku sekalian yang saya banggakan, kalian adalah generasi penerus bangsa dan harapan masa depan Papua Tengah. Oleh karena itu, manfaatkan masa sekolah untuk belajar dengan tekun, disiplin, menghormati guru dan orang tua, serta membangun karakter yang baik,” kata Jermias.

- Advertising -
- Advertising -

Jermias menyampaikan tiga pesan utama kepada para siswa. Pertama, ia meminta para pelajar untuk menjauhi narkoba.

“Jangan pernah mencoba narkoba karena rasa penasaran atau ajakan teman. Berani mengatakan tidak terhadap narkoba berarti berani menjaga masa depan sendiri,” tegasnya.

Pesan kedua, Jermias mengingatkan siswa untuk menghindari kenakalan remaja seperti tawuran, perkelahian, perundungan (bullying), konsumsi minuman beralkohol, dan pelanggaran hukum lainnya.

“Ukuran kehebatan seorang pelajar bukanlah seberapa besar orang lain merasa takut kepadanya. Jangan merasa hebat karena ditakuti, melainkan bagaimana ia menunjukkan sikap yang baik, meraih prestasi, dan menghormati sesama,” ujarnya.

Pesan ketiga, Kapolda mengimbau siswa agar bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak menyebarkan berita bohong, menghina orang lain, atau melakukan cyberbullying.

“Gunakan teknologi untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi diri,” kata Jermias.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada kepala sekolah dan para guru atas pengabdian mereka, serta mengajak semua pihak untuk memperkuat sinergi dalam melindungi anak-anak dari pengaruh negatif.

“Mari kita perkuat kerja sama antara Polri, sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk melindungi anak-anak kita dari narkoba, kekerasan, dan pengaruh negatif lingkungan,” tuturnya.

Sementara itu, Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J. Manurung menjelaskan bahwa pengaturan lalu lintas tersebut merupakan bagian dari pelayanan kepolisian untuk memberikan rasa aman.

“Kehadiran personel di sekitar lingkungan sekolah bertujuan membantu kelancaran arus lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman bagi para pelajar dan pengguna jalan pada jam masuk sekolah,” jelas Henry.

Henry menambahkan, kehadiran Kapolda di sekolah merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap dunia pendidikan melalui program POLIDIK.

“Melalui program POLIDIK, kami ingin membangun kedekatan dengan para pelajar sekaligus memperkuat sinergi dengan pihak sekolah. Pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda merupakan tanggung jawab bersama,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Masyarakat Adat Suku Moi Palang Pabrik Sawit PT IKSJ, Buntut Penggusuran Makam Leluhur

13 Oktober 2026 - 18:39 WIT

LBH Papua Merauke dan Keluarga Korban Adukan Dugaan Pelanggaran HAM Oknum Anggota Polres Merauke ke Majelis Rakyat Papua Selatan

17 September 2026 - 00:21 WIT

Soroti Nasib Pengungsi dan Kriminalisasi Fisik, Mahasiswa Yahukimo Beri Warning ke Pemda

11 September 2026 - 14:18 WIT

Koalisi HAM Minta TNI AU Hentikan Penggusuran Lahan Adat dan Usut Dugaan Pelanggaran HAM di Biak

4 September 2026 - 11:37 WIT

Kondisi 3 Korban Penembakan Maybrat Membaik, Hasil Visum Resmi Diserahkan ke Polres

19 Agustus 2026 - 00:51 WIT

PTUN Jayapura Gelar Sidang Jalan PSN Papua: Ahli Hukum Lingkungan UGM Sebut Proyek Mengandung Kesalahan Ganda

13 Agustus 2026 - 09:33 WIT

Trending di Hukum Kriminal