Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 27 Apr 2026 11:57 WIT

Seruan Massa Aksi Keadilan Untuk Puncak di Nabire: TNI/Polri, Saya Bukan Binatang

Massa yang memegang seruan-seruan, Senin (27/2026). Foto: Kristin Rejang/Sasagupapua.com. Perbesar

Massa yang memegang seruan-seruan, Senin (27/2026). Foto: Kristin Rejang/Sasagupapua.com.

SASAGUPAPUA.COM, Papua Tengah – Massa Aksi menuntut keadilan untuk Kabupaten Puncak mulai bersiap untuk menuju ke Kantor DPR Papua Tengah, Senin (27/4/2026).

Pantauan Sasagupapua.com, ratusan massa telah berkumpul di depan Asrama Puncak, Jalan Jakarta, Kabupaten Nabire Papua Tengah.

Massa aksi membawa berbagai seruan, ada yang ditulis di karton juga baliho, seruan bertuliskan “Puncak Darurat Militer”, “TNI POLRI: Saya Bukan Binatang”, TNI/Polri gagal”, “Tarik Pasukan Non Organik dari Tanah Papua,”, “Mama Saya Bukan Binatang”.

- Advertising -
- Advertising -

Ada pula mereka membentangkan tulisan tuntutan mereka:

“Rakyat Papua mendesak : Presiden RI, Prabowo Subianto Segera Tarik TNI Non Organik dan Adili Pelaku Pembunuhan 10 Warga Sipil di Kemburu Puncak.

1. Tangkap, Pecat dan Adili Pelaku pembunuh 10 warga sipil di Kemburu Puncak.

2. Presiden RI Prabowo Subianto stop drop dan tarik kembali TNI non Organik dari Papua

3. Rakyat Papua mendesak PBB, dimana nurani segera membuka mata dan telinga pelanggaran HAM.

4. Kami mendesak DPRD dan DPRPT segera bentuk pansus.

5. Pemerintah daerah dan Provinsi segera memberikan hak-hak dasar pengungsi secara terorganisir, tersistem bertahap selama mengungsi.

” TNI/Polri Kami bukan Binatang kita Manusia, Tuhan lihat Kami orang Papua. Kami tidak bisa apa-apa tapi Tuhan tau. Tuhan lihat semua. Hari ini banyak masyarakat yang mengungsi. Membunuh masyarakat sipil adalah pembunuh,” kata salah satu perwakilan massa yang melakukan orasi.

“Puncak itu tanah Injil kalau ada yang membunuh kami, bunuh anak-anak, bunuh perempuan, kamu akan mendapatkan ganjarannya. Tuhan, Alam Papua, alam puncak, tuan tanah, akan membunuh kau dengan segala cara, kau akan mati mengenaskan,” seru mereka.

Hingga kini massa masih berkumpul dan berorasi di depan asrama Puncak. Tak hanya di Puncak, massa juga sedang berkumpul di beberapa titik seperti Pasar Karang, Adamant dan lainnya.

Masa dari Jalan Jakarta sedang bergerak menuju ke Kantor DPR Papua Tengah untuk menyampaikan orasinya.

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

BMKG Peringatkan Karhutla di Nabire Meningkat Tajam Akibat El Nino Sangat Kuat

21 Agustus 2026 - 20:32 WIT

Yulian Magai Warga Nabire Pakai Masker dan Minta Pemerintah Segera Tanggap Darurat Kebakaran Lahan

21 Agustus 2026 - 17:08 WIT

Kondisi kabut asap mengepul di Nabire. (Foto: Ist)

Gubernur PBD: Penembakan Warga Maybrat Harus Diusut Tuntas, Penarikan Pasukan Jadi Aspirasi ke Pusat

21 Agustus 2026 - 10:03 WIT

Paniai Diguncang Gempa Dangkal M3,8 BMKG Sebut Akibat Aktivitas Sesar Aktif

19 Agustus 2026 - 18:35 WIT

FRI-WP Desak Belanda Tak Lepas Tangan dari Persoalan Politik Papua

17 Agustus 2026 - 00:00 WIT

IKF Mimika Bentuk Panitia Peduli Gempa Flores-NTT, Aksi Penggalangan Dana Dimulai 16 Agustus

16 Agustus 2026 - 10:44 WIT

Trending di Peristiwa