Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 18 Apr 2026 17:14 WIT

IPMADO Nabire Tuntut Keadilan dan Pengungkapan Kasus atas Tragedi Dogiyai


Perbesar

"Aksi Mimbar Bebas" Ikatan Pelajar Mahasiswa Dogiyai di Nabire saat melakukan orasi di pasar karang Nabire. Foto: Ando Douw

SASAGUPAPUA.COM, NABIRE – Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai (IPMADO) Kota Studi Nabire menggelar Aksi Mimbar Bebas dan menyampaikan pernyataan sikap terkait peristiwa kekerasan Tragedi Dogiyai Berdarah. Aksi ini dilakukan di Area Pasar Karang Nabire, Sabtu (18/4/2026).

Kordinator Aksi, Marius Petege dalam penyampaiannya menegaskan, pihak berwajib harus segera mengungkap pelaku penembakan yang telah memakan korban jiwa, baik dari pihak aparat kepolisian maupun warga sipil.

“Kami mendesak agar proses hukum dijalankan secara transparan dan pelaku diberikan sanksi yang tegas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia demi memberikan rasa keadilan bagi seluruh keluarga korban, “Ungkap Marius Petege

Selebaran yang diperlihatkan saat aksi. Foto: Ando Douw

- Advertising -
- Advertising -

Lebih lanjut, para mahasiswa memberikan peringatan keras kepada pemerintah dan pihak keamanan agar tuntutan ini segera ditindaklanjuti.

“Jika aspirasi tersebut tidak mendapatkan respons nyata, IPMADO mengancam akan kembali turun ke jalan dengan memobilisasi massa pelajar dan mahasiswa dalam jumlah yang jauh lebih besar, “Tegas Marius.

Aksi lanjutan tersebut direncanakan sebagai bentuk tekanan publik agar pengungkapan kasus yang dinilai lambat bisa berjalan dengan benar dan transparan.

“Kami berharap, keadilan yang seadil-adilnya bagi para korban dapat segera terwujud guna menjaga stabilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Tanah Papua, “Pungkas Marius.

Berikan Komentar
penulis : Edwin Rumanasen
Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jeritan dari Kembru: Ibu Hamil Tertembak Leher di Tengah Operasi Militer, Komnas HAM Desak Penjelasan Panglima TNI

18 April 2026 - 17:10 WIT

12 Warga Sipil Tewas di Distrik Kembru, Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Satgas Habema

18 April 2026 - 16:37 WIT

Koalisi HAM Papua Desak Pembentukan TPF Pelanggaran HAM Berat di Kabupaten Puncak

18 April 2026 - 15:38 WIT

John Gobai: DOB Harusnya Hadir untuk Pembangunan, Bukan untuk Membuka Daerah Operasi Militer

18 April 2026 - 00:16 WIT

Momen Haru Sidang DPR Papua Tengah, Bekies Kogoya: Rakyat Saya Manusia, Bukan Tikus Hutan!

17 April 2026 - 22:42 WIT

Pelni Nabire Beri Diskon Tarif Kontainer 20 Persen hingga Akhir April

16 April 2026 - 16:35 WIT

Trending di Umum